Sebuah Kecintaan Bonek Luar Kota Pada Persebaya
Dalam hidupnya, Seorang pria bisa mengubah istri, partai politik, atau agama, tetapi tidak dapat mengubah tim sepak bola favoritnya
Persebaya Perlu Belajar dari Kesuksesan Klub-Klub Asal Jepang
Indonesia dan Jepang adalah negara yang sangat erat sejarahnya. Kedua negara luluh lantak di era Perang Dunia ke-2. Kita masih ingat bagaimana Jepang luluh lantak akibat bom Nagasaki dan Hirosima. Sedangkan Indonesia juga luluh lantak karena belum merdeka. Maka sejarah pun mencatat tahun 1945 adalah tahun di mana Indonesia mulai start menjadi sebuah negara. Di sisi lain jepang pun mengalami kejatuhan yang luar biasa sehingga menyebabkan negara itu harus memulai segalanya dari nol. Termasuk di dalamnya, adalah olahraga dan industri sepa kbola. Jika kedua negara baru memulai dari masa nol dalam membangun sepak bola, kita bisa melihat hasil yang dicapai kedua negara sekarang.
Semangat Karanggayam
Sebagian orang mungkin tidak mengetahui di mana Wisma Karanggayam atau Mess Eri Irianto berada. Namun ketika ditanya tentang Stadion Tambaksari, semua orang Surabaya mungkin akan menjawab tahu. Wisma ini berada pas di belakang Stadion Gelora 10 Nopember, Tambaksari bersampingan dengan perkampungan penduduk. Di belakang stadion sendiri ada lapangan latihan bagi Persebaya. Hebat bukan? Persebaya punya Traning Ground sendiri. Bangunan wisma ini menjadi satu dengan lapangan yang berada pas di belakang stadion.
93 Tahun Persebaya, Proses Menuju Dewasa
Sudah 93 tahun berlalu sejak 1927. Banyak prestasi dan gelar yang telah kita raih bersama. Namun ada juga masa-masa berat yang telah kita lewati bersama selama 93 tahun. Bukan hanya suka duka, namun juga proses. 93 tahun adalah proses menuju kedewasaan yang telah kita lewati bersama. Tidak mudah namun hasilnya luar biasa.
Mengapa Otavio Dutra Tidak Layak Berkostum Persebaya
Banyak hal mengapa Otavio Dutra tidak layak berkostum Persebaya musim depan. Apa saja?
Persebaya dan Rivalitas dengan Arema yang Beda Kelas
Siapa saja yang tidak asing mendengar kata "rival"? Ya, kata rival bersumber dari KBBI yang berarti: pertentangan, permusuhan, dan juga persaingan. Pertandingan Leg1 Final Piala Presiden kemarin membawa sejumlah permasalahan dari semua komponen Persebaya. Pertandingan yang syarat emosional dan tekanan dari suporter tidak bisa membuat pasukan Green Force memberikan permainan terbaiknya sore hari itu.
Jalan Kaki Tembus Kemacetan, Hanya Saksikan Persebaya di Babak Kedua
Tajuk Big Match dan aroma revans yang di-setting manajemen membuat laga ini spesial. Bonek yang datang pun lebih banyak daripada laga sebelumnya.
Membandingkan Kualitas Andik, Evan, Hansamu dengan Pemain Persebaya Saat Ini
Semua orang (Warga Surabaya) berhak untuk menjadi bagian dari Persebaya. Entah itu menjadi suporter, tukang calo tiket, pengurus, pemain, bahkan Presiden Bajol Ijo (julukan Persebaya) sekalipun.
Perlunya Komunitas Bonek Membuat Toko Merchandise
Sebaiknya masing-masing komunitas Bonek membuat toko merchandise untuk kebutuhan komunitas.
DNA Semangat Bung Tomo Harus Terjaga di Persebaya
Green Force Bajul Ijo sebutan nama klub sepak bola asal kota pahlawan. Klub yang terbilang cukup tua dari jajaran tim sepak bola seluruh indonesia, juga salah satu pendiri persatuan sepak bola seluruh Indonesia (PSSI).















