Memasyarakatkan Bonek, Mem-Bonek-kan Masyarakat
Warga Surabaya (yang non Bonek nyel) sering meremehkan Bonek karena melihat penampilan dan sikap mereka di jalan.
Gelora Paramuda Persebaya
Jika mau ditrata-rata, maka usia skuad ini berada pada usia 22 - 23 tahun. Usia emas generasi untuk mencapai raihan prestasi yang mungkin bertahan dalam setidaknya lima tahun ke depan.
Cara Melihat Data Lengkap Persebaya Sejak Kompetisi Musim 1930
Sejak berdiri pada tahun 1927 lalu, Persebaya telah menjalani kompetisi yang sangat panjang. Namun tidak banyak sumber acuan yang mendokumentasikan perjalanan Persebaya pada zaman dahulu. Baru-baru ini saya menemukan salah satu situs bermanfaat bagi para pecinta sepak bola yang menyajikan data dan rekap hasil pertandingan sejak era lama.
Tiga Alasan Wajib Mbonek di Laga Persebaya vs Barito Putera
Minggu (8/4) adalah match day Persebaya ke-3 di putaran I Liga 1 2018. Laga melawan tim asal Kalimantan Selatan ini pantang dilewatkan Bonek se-Dunia. Di laga inilah, seorang legenda Persebaya, Jacksen F. Tiago harus meramu tim melawan kesebelasan yang pernah dia bela dan arsiteki.
Berjalanlah Bersama, Kita Persebaya
Persebaya milik semua. Persebaya akan juara dengan berjalan beriringan. Sesuatu yang besar dan hebat hanya bisa digerakkan oleh sebuah persatuan dari yang besar dan hebat pula.
Tanyakan Cak Mahardika Nurdiansyah, Song For Pride untuk Apa dan Siapa?
Melanjutkan tulisan cak Muhammad Nooridho Ilmansyah tentang hilangnya taji Song For Pride di Gelora Delta Sidoarjo, saat victory lap pemain timnas U-16 setelah menjuarai piala AFF U-16 kemarin, memang sangatlah janggal dan berlebihan.
Surat Terbuka untuk Calo Tiket
Tak terpikirkah di benak kalian bahwa praktek mencari keuntungan yang kalian lakukan adalah bentuk pemerasan sesuai pasal 263 ayat 2 KUHP?
Persebaya, Sang Le93nda
Legenda itu bernama Persebaya Surabaya, yang didirikan oleh M. Pamoedjie pada 18 Juni 1927. Kala itu masih bernama Soerabajasche Indische Voetbal Bond (SIVB).
Setelah Pilu dan Malu, Lalu apa?
Persebaya di super derby Jatim harus takluk dengan memalukan setelah dihajar Arema FC 4-0. Inilah kekalahan terbesar kedua saat away setelah tahun lalu di awal Desember kalah dengan skor yang sama dari PSMS Medan. Tapi kekalahan kali ini terasa sangat menyesakkan karena diperoleh di pertandingan melawan sang rival abadi. Ditambah lagi performa Persebaya sepanjang kompetisi kali ini, memasuki pekan ke 14 belum menunjukkan tanda-tanda stabil dalam segi permainan dan juga hasil.
Membayangkan Paulo Victor Bersama Persebaya
Paulo Victor mungkin nama asing bagi publik sepakbola Indonesia, mungkin sebagian ingat jika menonton pertandingan Visakha FC mengahajar Bali United 5-2 saat pertandigan Piala AFC 2022 tahun lalu, bahkan dia berhasil menyumbangkan 2 Gol untuk membuat Bali United harus tertunduk lesu.















