Iklan

Meletakkan “Maling Gorengan” Pada Tempatnya

0
Sekiranya istilah maling gorengan muncul ketika Bonek yang melaksanakan awaydays nan bersamaan dengan pemberitaan negatif tentang Bonek. Tidak naif, memang begitulah kami. Bonek, suporter Persebaya, yang diakui maupun tidak adalah barometer suporter sepak bola pertama dan terbesar di Indonesia. Namun, apakah kami bangga? Bisa iya, mungkin saja tidak. Sebagaimana maling gorengan yang ditujukan kepada kami, bisa marah, mungkin saja kami banyak tertawanya, ha ha ha.

‘Orde Dikte’ Sepak Bola, Gelinding PSSI dan Industri Televisi

0
Sekali lagi penulis tidak menampik kebutuhan PSSI untuk mendanai federasi, akan tetapi mustilah dengan melihat kebaikan bersama yang tentu melibatkan suporter klub juga.

Surat Reflektif Teruntuk Polresta

Ya, seperti itulah hal yang dialami Bonek saat ini. Diam dianggap tak memiliki semangat, tapi saat bergerak justru dituduh hendak berbuat jahat.

Mengulas Kemungkinan Andik Vermansah, Evan Dimas, dan Hansamu Yama Membela Persebaya

0
Persebaya memang besar. Mendukung kembalinya Andik Vermansah, Evan Dhimas, dan Hansamu Yama bukan berarti menjadikan mereka pemain-pemain yg namanya lebih besar dari Persebaya. Tidak Sama Sekali.

Hapus Catatan Buruk Persebaya di Kalimantan

0
Sudah lama Persebaya tak menang melawan tim asal Pulau Kalimantan bila bermain di salah satu pulau terbesar di dunia ini.

Jangan Bikin Malu Surabaya!

0
Pitch invasion, menyalakan flare dan petasan dalam suatu pertandingan hanyalah suatu sentilan kecil bagi manajamen, staff pelatih, dan pemain Persebaya jika dibandingkan dengan protes yang dilakukan para bonek terdahulu. Hal itu mengingatkan pertemuan saya dengan salah seorang legenda Persebaya yang membawa gelar juara pada 1988 yaitu Yongki Kastanja pada 2017 lalu. Saat itu saya diutus oleh panitia Mahakarya 2 Bonek Campus untuk mewawancarai serta mengundang kehadiran beliau dalam acara tersebut.

Mundurnya Pangeran Persebaya Surabaya

0
Rahmat Irianto, namanya mulai muncul di permukaan begitu tepat waktunya, tahun 2017 saat usianya masih begitu muda, 17 tahun, bertepatan dengan tahun dimana kembalinya Persebaya Surabaya berkompetisi di sepak bola Indonesia.

Pelecehan Regulasi di Kanjuruhan yang Ditonton Langsung Petinggi PSSI

0
Persebaya kalah oleh Arema FC di pekan ke 24 di Stadion kanjuruhan, Malang. Tensi pertandingan begitu tinggi hingga Ruben Sanadi dan Abu Rizal Maulana menerima kartu kuning.

Apresiasi Panpel, Tribun Jadi Lebih Ramah Wanita dan Anak-Anak

0
Alhamdulillah, Bonek sudah dewasa. Kinerja panpel menunjukkan peningkatan. Dan yang terpenting, anak-anak serta wanita bisa datang ke stadion dengan aman dan bangga.

93lora Semangat Persebaya

0
Persebaya adalah fenomena, tak hanya di Surabaya, tapi Jawa Timur, bahkan induk sepak bola Indonesia. Iya, Persebayalah salah satu andil dari terbentuknya PSSI. Tapi skip dulu sejarah itu. Kali ini saya ingin cerita tentang memori pribadi tentang Persebaya.

Terbaru