Iklan

Tulisan untuk Persebaya, Bapak, dan Lek Dar

0
Aku putra Pak Suradji, Kombes peretelon Medokan Ayu. Terlahir sebagai Bonek adalah sebuah mandat dari Gusti Allah yang aku syukuri. Bagaimana tidak, melahap berita Green Force sudah mengalahkan minum obat.

Belajar Mencintai Idola ala Deny

0
Sempat viral, karena kenekatannya untuk meninggalkan rumah demi ingin bertemu sang idolanya. Itulah I Gede Deny Sanjaya, bocah 13 tahun asal Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Terus Berjuang Hingga Tuhan Berbisik Waktunya Pulang

0
Sabtu 25 November 2017, Persebaya sampai pada titik puncak di mana akan menentukan memijakkan kaki di kasta tertinggi Liga Indonesia atau tetap tinggal di kasta kedua.

Persebaya Harus Bebas dari Orang-Orang Parpol

0
Ada dua harapan saya untuk Persebaya.

Persebaya Masa Depan: Sebuah Keharusan atau Sebatas Harapan?

0
Masa depan memang tidak ada yang bisa memprediksi karena itu rahasia Sang Pencipta. Tapi tidak akan menjadi dosa bila kita memiliki harapan yang baik. Seperti yang sudah ditulis sebelumnya, harapan baik adalah doa.

Masalah-Masalah Yang ada di Stadion GBT Sebagai Kandang Persebaya

0
Di balik segala kemegahan yang dimiliki stadion GBT, stadion ini memiliki banyak kekurangan dan kelemahan.

Saatnya Jawara Liga 2 Tumbangkan Kampiun Liga 1

0
Seluruh punggawa Persebaya sangat termotivasi melawan tim yang dahulu sempat menggunakan namanya ini. Ya, Rabu (11/7) sore, Green Force akan menghadapi tuan rumah Bhayangkara FC di pertandingan pekan ke-14 lanjutan kompetisi Liga 1 2018. Pertandingan yang juga bertajuk pertemuan jawara Liga 1 dan Liga 2 musim lalu ini digelar di Stadion PTIK, Jakarta Selatan.

Apa yang Perlu Dibenahi dari Persebaya Usai Kalah dari PSMS

0
Selain sisi pertahanan yang perlu dibenahi, saya melihat tidak ada striker/goal getter sebagai target man yang haus gol di Persebaya.

Persebaya (Masih) Ada dan Berlipat Ganda

0
Persebaya tak pernah mati, hanya kehilangan raga. Jiwanya selalu di sini, di dalam raga Bonek.

Dagelan Turnamen Pramusim

0
Perhelatan Piala Gubernur Jatim tahun ini merupakan kompetisi pramusim yang sungguh greget. Bagaimana tidak? Sedari awal saja para klub kontestan di-press tenaganya yang jeda waktu istirahat hanya 2 hari. Ini sungguh riskan terhadap pemain profesional sekalipun. Di sisi lain piala pramusim ini hanya diikuti oleh beberapa klub Jawa Timur. Bahkan sangking sakleknya sampe mengundang klub dari Ibu Kota dan salah satu klub Malaysia, yakni Sabah FA.

Terbaru