Bonek Bukan “Bondho Nekat” tapi “Bondho dan Nekat”
Bonek, istilah ini sejak pertama kali diciptakan oleh Jawa Pos pada tahun 1987 memang dikenal artinya Bondho Nekat (hanya bermodal nekat) yang menggambarkan kenekadan Suporter Persebaya yang berani awaydays ke Jakarta untuk mendukung Persebaya melawan Persija.
Persebaya Mengintip Pemain-Pemain Sriwijaya FC?
Kamis, 5 Juli 2018 adalah hari pertama dibukanya jendela transfer pemain kedua untuk kompetisi Liga 1. Setiap tim diperbolehkan menambah pemain jika kuota 30 pemain belum terpenuhi. Untuk pemain asing tetap dengan ketentuan 3 + 1, yakni 3 pemain non Asia dan 1 pemain Asia. Tentu sesuai dengan grade kompetisi negara tersebut yang ditentukan oleh operator liga.
Selamat Datang Hansamu!
Tak banyak pemain asal Kabupaten Mojokerto yang tercatat bisa memperkuat Tim Persebaya sepanjang sejarah keikutsertaan tim kebanggaan Arek-Arek Suroboyo ini di Kompetisi Liga Indonesia.
Menyambung Momentum di Samarinda
Bajul Ijo saat ini berada dalam kondisi mental yang sangat baik selepas menang lawan Arema FC minggu lalu.
Sudah Saatnya Persebaya Punya Museum Sendiri
Persebaya sebagai bagian dari aset Kota Surabaya bisa bekerja sama dengan Pemkot Surabaya untuk mewujudkannya.
Karena Kita Persebaya
Hingga kini Persebaya berlatih secara nomaden di lapangan latihan GBT, Stadion G10N Tambaksari, Lapangan Polda Jatim, Lapangan SIER, Gelora Delta Sidoarjo dan beberapa lainnya di sekitaran Surabaya.
I Love You, Bigman
Bigman adalah juara 1997 sebagai pemain dan 2004 sebagai pelatih. Salah satu legenda terbesar era Liga Indonesia bagi Persebaya.
Pemain, Manajemen, Semua Pihak Terkait Persebaya Adalah Bonek
Yang diharapkan dari manajemen adalah bagaimana pengelolaan nantinya bersinergi bersama Bonek dalam membangun Persebaya untuk menjadi klub yang berkualitas dengan meliputi pembangunan fasilitas dan sistem yang baik.
Nekat Jadi Pengusaha dengan Bonekpreneurship
Modal nekat adalah bekal awal menjadi seorang pengusaha. Dan berita baiknya kita (baca: Bonek) sudah punya modal tersebut.
Tentang Kita Persebaya
Gelora Bung Tomo (GBT) itu candu. Sekali menikmati pertandingan di GBT, maka hasrat untuk kembali dan kembali lagi akan meningkat.















