Persebaya Mencetak Pemain-Pemain Hebat, Bukan Membelinya
Green Force tidak pernah berhenti mencetak pemain berkualitas. Memang tidak semua dari mereka mendapat kesempatan membela timnas, namun karir mereka terus meroket tajam. Mungkin tidak semua masih membela Persebaya saat ini, namun di klub lain mereka juga bersinar. Dulu mereka hanya pemain biasa-biasa saja, namun bersama Persebaya mereka menjadi pemain luar biasa.
Belum Dua Musim, Denda Persebaya Dekati Market Value Andik Vermansah
Pelanggaran demi pelanggaran yang dilakukan oleh oknum suporter membuat Komisi Disiplin PSSI “sangat leluasa” untuk menjatuhkan sanksi kepada Persebaya Surabaya. Terbaru, hasil Sidang Komdis PSSI tanggal 31 Juli lalu Persebaya terkena hukuman Rp 150 juta karena terbukti ada pelanggaran penyalaan suar, bom asap serta pelemparan botol. Hal ini diperparah dengan regulasi akumulasi (pengulangan) yang membuat Persebaya terkena hukuman tambahan.
Kemenangan atas Arema FC, Investasi Mental Bajol Ijo
Perlu digaris bawahi adalah, kemenangan dalam sebuah Derby tentunya menjadi investasi besar laga-laga Persebaya selanjutnya.
Memandang Bonek dari Sudut Pandang Berbeda
Hampir dua tahun lebih Bonek tak mendukung langsung klubnya berlaga. Mereka konsisten menghimpun dan berjuang dengan segala cara agar Persebaya 1927 dapat kembali berkompetisi lagi.
Perkembangan Persebaya Sejak Kembali ke Pentas Sepak Bola Nasional
Persebaya kembali ke dunia persepakbolaan Indonesia dimulai sejak 7 Januari 2017. Sejak itu, Persebaya yang dikelola Jawa Pos dan sekarang oleh DBL Indonesia terus berkembang dalam semua sektor. Mulai menjadi juara Piala Dirgantara hingga puncaknya menjadi juara Liga 2 2017 yang menjadi tiket menuju Liga 1.
Persebaya Putri: Ayo Bangkit Srikandi Ijo!
“A champion never allows a short-term failure to take her out of a long-term game”.
Bhayangkara FC vs Persebaya, Laga Piala Super-nya Indonesia
Sejarah perjuangan dan perlawanan Bonek dan Persebaya untuk membangkitkan klub kebanggaan Surabaya sangat panjang. Salah satu yang paling berat selain melawan arogansi federasi adalah menenggelamkan klub yang mengaku bernama Persebaya.
Jalan Ninja Persebaya
Jika diperjelas dengan target 2 tahun ke depan, mencetak juara di tahun pertama dan menjadi juara di tahun berikutnya. Sebuah misi yang berat, hampir mustahil, tapi tak ada yang tak mungkin dalam sepakbola dan kehidupan ini bukan?
Adam Maulana, Bukti Keberhasilan Kompetisi Internal Persebaya
Kompetisi Internal Persebaya dikenal sebagai produsen pemain masa depan untuk Indonesia.
Surabaya 10 November Benar-Benar Membara
Benar sekali, tanpa dikomando, kami pun berkumpul di pusat kota. Kami berangkat membawa amarah, yang sejatinya sudah kami simpan dalam-dalam di rumah.















