Dua Kendala Persebaya Saat Ini

Tekad Persebaya Surabaya meraih poin penuh saat menghadapi Kalteng Putra (21/05) memang tak bisa direalisasikan. Kita semua tahu pada akhirnya tim tamu mampu mencuri satu poin dengan memanfaatkan kesalahan lini belakang Persebaya serta “keberhasilan” mereka membuat “drama-drama” satu babak. Serta ketidaktegasan pengadil lapangan yang membuat geram ribuan penonton di dalam stadion dan ratusan ribu pasang mata yang menyaksikan laga ini dari layar televisi.

Pelajaran 100 Menit di Gelora Bung Tomo

Rachmat Irianto, pemain muda itu, harus melihat Campos melewatinya dengan cara menyakitkan. Setelah itu, Wanggai berlari gembira menikmati sontekan manja ala pemain Kalteng Putra nomor 10 tersebut.

Jaga Kewarasan Suporter dengan Tidak Mencaci Maki di Medsos

Kejelian kita memaknai media sosial dan menumbuhkan rasa kemanusiaan sebesar-besarnya terhadap manusia lain adalah cara yang tepat untuk menentukan arah ke depan suporter kita.

Pak Bodem, Legenda Persebaya dan Pencari Bakat Pemain Muda Itu Telah Tiada

Persebaya kehilangan salah satu pemain besarnya. Di bulan Ramadan ini, Kamis (18/5) pagi, salah satu legendanya, Subodro tutup usia. Subodro mempunyai panggilan akrab Bodem. Pak Bodem saya biasa menyapanya. Saat masih sehat setiap sore jika ke lapangan Persebaya di Karanggayam selalu bertemu beliau.

Dituduh Provokator Lagi: Benar Kan, Jadi Bonek Itu Tidak Gampang!

Makin ke sini, makin paham kan, kenapa jadi Bonek itu tidak gampang. Lha, lihat saja. Kericuhan yang terjadi di Stadion Maguwoharjo Sleman, pada laga pembuka Liga 1 2019, Rabu (15/5). Siapa yang berulah, eh, Bonek masih juga dilempar getahnya. Padahal, secara fisik bonek tak ada di sana. Toh, masih saja, di lini masa, ada yang tega menuduh Bonek menjadi provokatornya.

Mari Belajar Menghargai Kuota Away

Liburan merupakan salah satu hal yang menyenangkan dan ditunggu-ditunggu oleh setiap orang. Tujuannya pun bermacam-macam, ada yang untuk melepas penat setelah dihadapkan dengan padatnya rutinitas pekerjaan namun ada juga yang ingin mengenal lebih jauh kota yang akan jadi tujuan berlibur.

Tes Pertama Bonek dan Persebaya, Jogo Suroboyo!

Besok malam (11/5) akan diadakan launching tim Persebaya Surabaya yang dikemas dalam uji coba melawan Persela Lamongan. Laga besok malam sekaligus sebagai pengobat rindu kita yang sudah lama tak melihat tim kesayangan bertanding.

Belajar Mencintai Idola ala Deny

Sempat viral, karena kenekatannya untuk meninggalkan rumah demi ingin bertemu sang idolanya. Itulah I Gede Deny Sanjaya, bocah 13 tahun asal Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Angan-Anganku untuk Mantan Anak Nakal Bernama Bonek

Mungkin jika anak nakal itu diibaratkan murid di sekolah, pasti orangnya tuanya puyeng bukan main karena akan sering keluar masuk keruangan Bimbingan Konseling (BK). Setiap ada pertandingan timnya, 10-15 Tahun yang lalu anak nakal itu selalu bikin gaduh, baik kepada masyarakat yang daerahnya dilintasi ataupun dengan pihak keamanan.

Draft Biaya Tret Tet Tet Persebaya Fans Musim 2019

Tret tet tet adalah mendukung tim kebanggaan dalam hal ini Persebaya Surabaya di kandang lawan. Istilah Tret tet tet kali pertama muncul saat babak enam besar Perserikatan tahun 1986/1987. Adalah abah Dahlan Iskan yang menginiasi hal tersebut. Saat itu halaman depan di pojok kiri bawah media Jawa Pos edisi 4 Maret 1987 sampai menghabiskan dua kolom. Pada saat itulah istilah Tret tet tet mulai populer.

TERBARU

POPULER

x