Masalah-Masalah di Balik Kekalahan Persebaya
“Kecewa, kecewa, dan kecewa”. Itulah kata yang dapat diungkapkan suporter Persebaya setelah melihat tim kebanggaannya kalah untuk pertama kalinya di kandang sendiri.
Kosong-kosong Yo Rek
Tidak bermaksud sok mewakili Bonek seluruh jagad raya, juga tidak bermaksud lancang. Namun dengan kerendahan hati, izinkan melalui tulisan ini, menjadi salah satu alat permohonan maaf kepada siapapun yang pernah menjadi akibat baik dari yang kami sengaja maupun tidak disengaja.
Hadiah Itu Bernama EJ Sharing
Di tengah suasana sepi berhentinya kompetisi dampak pandemi Covid-19 ini, tim Emosi Jiwaku mengadakan sebuah kontes menulis bulan Mei lalu. Bulan berikutnya, ada pengembangan baru yang lebih luas dengan menambahkan kontes menggambar. Puluhan orang berbondong-bondong ikut ambil bagian.
Usai Leg 1, Deklarasi, Sarkas, dan Dagelan
Leg 1 final piala presiden 2019 telah selesai. Persebaya memang tidak kalah dengan Arema, tapi persebaya butuh kerja ekstra keras untuk juara. Leg ke 2 di Kanjuruhan tentu akan menjadi ajang balas dendam Aremania disana.
Mendukung Persebaya Lewat Karya Musik
Sayangnya, musisi atau band di Surabaya belum berani terbuka untuk memberikan dukungannya kepada Persebaya.
Hilangkan Rasa Rasis, Bonek Dituntut Lebih Kreatif
Bonek harus menghilangkan rasa rasis dan dituntut lebih kreatif.
Jangan Uji Loyalitas Bonek kepada Persebaya
Semua Bonek sejagad raya dikejutkan dengan naiknya harga tiket Blessing Game di minggu ini.
Persebaya Telah Kembali, Sebuah Catatan Anthony Sutton
Blogger asal Inggris, Anthony Sutton, terbang ke Sleman untuk menonton pertandingan Persebaya, Selasa (28/2).
Persebaya dan Motto “Tabah Sampai Akhir”
Ya… ya... ya... Persebaya Surabaya secara heroik dan dramatis memang sudah menjejakkan kakinya ke partai final Piala Presiden 2019. Sebuah pencapaian yang sebetulnya tak diduga-duga eh... atau sudah diprediksi sebelumnya?
Perjuangan Bonek adalah Perjuangan Pemuda Menuntut Hak-Haknya
Sumpah pemuda yang diperingati hari ini, semangatnya akan terus tertanam di dada bonek dalam menuntut hak-haknya.















