Sampai Jumpa Musim Depan, Coach Iwan!
Jika Iwan dituntut menghormati sebuah kelompok suporter, maka dia harus menundukkan kepala untuk Bonek.
“Persebaya Selamanya” Tak Boleh Terhenti di Hadapan Bobotoh dan Persib
Dalam liga sepak bola professional perebutan poin adalah tujuan tim untuk tetap bertahan dalam kompetisi. Apalagi tim yang telah mencanangkan target juara ataupun sekedar bertahan di 5-10 besar. Hal itu adalah keharusan yang tidak boleh terpengaruh oleh dinamika yang terjadi di luar lapangan.
Jarak dengan Cinta Pertama Saya Persebaya
Ada jauh yang membuat kita berjarak. Terpisah di antara dua tempat yang berbeda.
Media dan Bonek Bagai Air dan Minyak
Sebagian media lebih memilih memojokkan dan menyudutkan Bonek.
Refleksi Perjuangan Bonek Membela Persebaya
Bagi Bonek, tidak ada yang tak mungkin untuk diubah selama itu dibuat oleh manusia.
Jalan Kaki Tembus Kemacetan, Hanya Saksikan Persebaya di Babak Kedua
Tajuk Big Match dan aroma revans yang di-setting manajemen membuat laga ini spesial. Bonek yang datang pun lebih banyak daripada laga sebelumnya.
Ketidaksinkronan Visi Presiden Persebaya dengan Visi Alfredo Vera
Presiden Persebaya, Azrul Ananda, adalah salah satu orang yang visioner. Ia menyukai pembinaan usia muda dan lebih mementingkan proses ketimbang hasil. Namun visi sang presiden tak bisa diterjemahkan pelatih Alfredo Vera di lapangan. Ia menyukai pemain tua dan merekrut pemain-pemain yang telah dikenalnya. Alfredo salah menerjemahkan “proses” dengan membongkar-bongkar formasi. Anehnya, Azrul membiarkannya.
Pemkot Pilih Benahi Taman Ketimbang Urusi Persebaya
Kenyataannya, Pemkot malah tidak memperhatikanmu.
Sepak Bola adalah Untuk Pesta
Bagi anak bola, akhir pekan yang paling dinantikan adalah melihat, bermain, ataupun berkumpul dengan sesama anak bola di lapangan atau tribun stadion.
Dulu Disegani Sebagai Pendiri, Kini Dibenci Federasi
Engkau saksi sejarah yang seharusnya dihargai oleh mereka-mereka yang membuangmu















