Mat Halil, Cinta, Kesetiaan, dan Pengabdian
Kecintaan Mat Halil terhadap klub Kota Pahlawan ini sudah tidak bisa ditanyakan lagi.
Menyelesaikan Masalah-Masalah Menuju Klub Profesional
Tulisan ini sambungan dari tulisan berjudul “Persebaya Bisa Jadi Inspirasi Klub-Klub Lain untuk Jadi Profesional”. Tulisan juga merupakan bagian dari serial tulisan tentang Persebaya dan bagaimana mengelola sebuah klub agar menjadi profesional. Diawali dengan belajar bagaimana pengelolaan klub di Thailand hingga pencarian sumber pendapatan agar Persebaya tetap bisa hidup.
Abah Dahlan, Turun Gununglah
Abah Dahlan, turun gununglah, berikan energi positifmu untuk mendekatkan kembali tim ini dengan suporternya.
Amarah Bonek, Logika Customer, dan Terbakarnya Papan Sponsor
Entah bagaimana, saya selalu merindukan sosok Dahlan Iskan ketika kondisi Persebaya tengah terpuruk. Tiba-tiba, saya teringat berbagai aksi koboi Pak Dahlan, dari masa ke masa.
Romantisme Itu Bernama Surabaya-Sleman
Celebration Game lalu tak ubahnya ajang bertemunya dua sahabat setelah sekian lamanya tidak berada satu tribun.
Aksi Bagi-Bagi Bunga ke Plat N (Malang) dan Jiwa Besar Bonek
Angan ini melayang tepat pada hari ini, 8 tahun yang lalu. Saat itu Liga Indonesia musim 2009-2010. Arema menjadi juara liga, sedangkan Persebaya terpuruk dalam lingkar degradasi. Euforia juara, digelorakan hampir sebulan penuh oleh Aremania. Konvoi dan perayaan hampir menyeluruh di wilayah Malang dan sekitarnya.
Cinta Ini Hanya Untuk Persebaya
Kau selalu dalam setiap aliran darah
Revolusi Bonek, Wani Bukan Ngawur
Inilah pekerjaan rumah terbesar keluarga besar Bonek untuk menata diri. Perlu adanya gerakan besar dan massal untuk kampanye dan sosialisasi agar Bonek berani berubah.
Jagalah Kesakralan Song For Pride Hanya untuk Persebaya
Capo dari tribun tempat saya menonton mengajak para pemain dan penonton untuk menyanyikan lagu Song For Pride bersama. Dengan pengubahan lirik tentunya. Entah kenapa di saat penonton lain antusias menyanyikan Song For Pride, saya justru diam saja. Ada rasa yang janggal ketika menyanyikan lagu Song For Pride bukan untuk Persebaya, apalagi dengan pengubahan penggalan lirik “Bajul Ijo” dan “Persebaya” menjadi “Indonesia”.
Pelecehan Regulasi di Kanjuruhan yang Ditonton Langsung Petinggi PSSI
Persebaya kalah oleh Arema FC di pekan ke 24 di Stadion kanjuruhan, Malang. Tensi pertandingan begitu tinggi hingga Ruben Sanadi dan Abu Rizal Maulana menerima kartu kuning.















