Risma Gak Ngreken Persebaya, Bonek Gak Ngurus Risma ke Jakarta
Sikap Bonek yang tak peduli Risma adalah sebuah bentuk balasan atas diamnya Wali Kota terhadap nasib Persebaya.
Apakah Arema FC Layak Disebut Rival Klasik Persebaya?
Persebaya akan menjamu Arema FC dalam lanjutan Liga 1 pekan ketujuh, Minggu (6/5). Partai ini disebut-sebut sebagai derby Jatim, seteru klasik, hingga rival klasik oleh banyak pihak. Bahkan sebagian Bonek menganggap laga ini adalah laga hidup mati layaknya dua klub rival. Masalahnya apakah Arema FC layak disebut sebagai klub rival klasik Persebaya?
Persebaya Masih Berpuasa
Apa yang bisa kita dapatkan dari 90 tahun Persebaya? Kemudian apa yang bisa kita refleksikan dari begitu panjang umur Persebaya? Lalu apa yang terlewatkan dari gegap gempitanya 90 tahun Persebaya?
Ada Mafia di Persebaya?
Mafia ini memanfaatkan reputasi sepak bola untuk kepentingan pribadi atau kelompoknya.
Sebuah Dilema antara Store dan Skor
Menghuni zona degradasi di putaran pertama liga, merupakan kabar buruk bagi tim mana pun. Termasuk tim kebanggaan saya, Persebaya Surabaya.
EJ Sharing : Analisis Receh Laga Persebaya vs Barito Putera
Secara analisis Persebaya memiliki peluang lebih bagus ketimbang Barito. Kemenangan atas Persis Solo menjadi modal kunci Persebaya menghadapi wakil Kalimantan ini.
Bonek Bukan Obyek Dagangan Politik
Setiap individu, memiliki hak berpolitik sejak dalam kandungan. Namun jangan jadikan Bonek sebagai obyek “dagangan politik”, dan Bonek harus melek politik agar tidak dijadikan komoditas dagangan politik ketika pilkada.
Lanjutkan Tren Kemenangan, Kami Haus Tiga Poin!
Sore nanti (22/7), Persebaya Surabaya akan dijamu oleh PSIS Semarang di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, Jawa Tengah dalam pertandingan pekan ke-17 Liga 1 musim 2018. Duel sesama tim promosi yang sarat sejarah ini bakal berlangsung sengit dan ketat. PSIS memiliki misi meraup angka guna menjauhi zona degradasi. Sebaliknya Persebaya bertekad mencuri poin dalam kampanyenya menapaki papan atas klasemen sementara.
Tentang Kita Persebaya
Gelora Bung Tomo (GBT) itu candu. Sekali menikmati pertandingan di GBT, maka hasrat untuk kembali dan kembali lagi akan meningkat.
Potensi Match Fixing di Balik Laga Tanpa Penonton
Sepak bola tidak pernah lepas dari suporter yang memberi dukungan kepada tim yang dibelanya.















