Iklan

Pelecehan Regulasi di Kanjuruhan yang Ditonton Langsung Petinggi PSSI

0
Persebaya kalah oleh Arema FC di pekan ke 24 di Stadion kanjuruhan, Malang. Tensi pertandingan begitu tinggi hingga Ruben Sanadi dan Abu Rizal Maulana menerima kartu kuning.

Persebaya Butuh Misbakus Solikin

0
Meski hanya dimainkan selama 15 menit, Misbakus Solikin mampu memberikan kontribusi maksimal dan berperan besar atas kemenangan Persebaya.

Gelora Paramuda Persebaya

0
Jika mau ditrata-rata, maka usia skuad ini berada pada usia 22 - 23 tahun. Usia emas generasi untuk mencapai raihan prestasi yang mungkin bertahan dalam setidaknya lima tahun ke depan.

Persebaya Bukan Hanya Sekadar Gelar Juara

0
Optimisme dan harapan yang tinggi hadir saat kendali Persebaya dipegang oleh Azrul Ananda. Setelah lebih dari enam tahun dibekukan oleh federasi karena persoalan dualisme, kini klub kebanggaan kota Surabaya ini kembali eksis di kancah sepak bola nasional dan internasional.

Dari Viking, untuk Bonek dan Tim Kebanggaan

0
Bagi Bonek, kebanggaan tetaplah kebanggaan. Persebaya harga mati.

Sesama Bonek Harus Saling Menghargai

0
Faktanya sampai saat ini masih ada beberapa Bonek yang mencibir, "Bonek kok dikit-dikit protes" atau "Bonek kok dikit-dikit demo".

Piala Presiden 2019, Saatnya Persebaya Naik Level

0
Anda pernah mencoba kudapan ringan bernama Maicih? Keripik berbumbu pedas yang memiliki tingkatan level pedas ini adalah salah satu produk lokal yang berkantor pusat di Bandung, Jawa Barat. Dulu di sekitar 2011, produk dengan merek ini sangatlah booming di seluruh Indonesia.

Beradaptasi dengan Sepakbola Era Pandemi

0
Beradaptasi dengan sepakbola diera pandemi memang tak mudah, apalagi menahan nafsu untuk tidak hadir ke stadion.

Anniversary, Konspirasi, dan Pandemi: Sebuah Refleksi Kebahagiaan di Tengah Pandemi Negeri

0
Tahun 2020, jadi momentum perenungan bersama. Bagaimana tidak, tiba-tiba kita diperintah negara untuk hidup bersih, pakai masker, hingga cuci tangan setiap hari. Lebih-lebih anjuran untuk menjaga jarak jika bertemu sangat digencarkan di seluruh penjuru negeri. Aturan tersebut bukan sesuai kultur Budaya Indonesia. Budaya kita budaya sosial sangat toleran, guyup, gotong royong, dan tenggang rasa.

Tak Ada Yang Abadi di Persebaya

0
Dan untuk pemain yang pergi, kami ucapkan terimakasih sudah menjadi warna tersendiri dihati kami, kejar karirmu setinggi mungkin.

Terbaru