Iklan

Unggul Jauh, Website Persebaya Paling Populer di Liga 1

0
Sejak bangkit kembali pada 2017 lalu, Persebaya Surabaya melalui manajemen bergerak cepat untuk membangun situs resmi klub. Tak berselang lama, Persebaya resmi merilis situs resmi. Dengan pengelolaan yang cukup baik dan implementasi beberapa teknologi termuktahir, Bonek membanjiri halaman web Persebaya untuk mengikuti perkembangan terkini klub. Sampai tak terasa, saat ini Persebaya memiliki situs resmi klub paling populer di Liga 1.

Berharap Panpel Permudah Pembelian Tiket Online

0
Yang sangat disayangkan kenapa tiket yang sudah didapat melalui online harus ditukar di Persebaya Store?

Belajar dan Bertumbuh Kembang Bersama Bonek

0
Saya memang lahir di Kota Surabaya dan bertumbuh besar di Gresik, namun rasanya saya tak pernah lepas dari ikatan dengan Persebaya dan Bonek. Bonek yang dulu hanya sebatas sebutan untuk mereka-mereka yang bondho nekat.

Andik Vermansah dan Persebaya Panggilan Jiwa

0
Harga Andik mahal adalah sesuatu yang wajar sesuai dengan kualitas permainan juga pengalaman.

Bonek Sudah Berubah, Jangan Ada Lagi Laga Tanpa Penonton

0
Pertandingan kamis malam itu, Bonek seakan memberikan pesan bagi pihak keamanan dan panpel lawan persebaya di Grup 5, masihkah kalian bersikukuh menggelar pertandingan tanpa penonton ketika menjamu Persebaya dengan dalih keamanan dan over capacity?

Saatnya Persebaya Merangsek ke Papan Atas

0
Persebaya dalam misi mengejar ketertinggalan poin dari kontestan lainnya. Ketika menghadapi tuan rumah Madura United di Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jumat (25/5), tiga poin menjadi sasaran wajib

Draft Biaya Tret Tet Tet Persebaya Fans Musim 2019

0
Tret tet tet adalah mendukung tim kebanggaan dalam hal ini Persebaya Surabaya di kandang lawan. Istilah Tret tet tet kali pertama muncul saat babak enam besar Perserikatan tahun 1986/1987. Adalah abah Dahlan Iskan yang menginiasi hal tersebut. Saat itu halaman depan di pojok kiri bawah media Jawa Pos edisi 4 Maret 1987 sampai menghabiskan dua kolom. Pada saat itulah istilah Tret tet tet mulai populer.

Dua Cinta, Satu Hati: Kisah Bonek Mencintai Persebaya dan Persija

0
Saya ini pecinta olahraga, tak terkecuali sepak bola. Lahir di Kota Pahlawan membuat saya jelas memiliki darah Bonek, begitupun dengan keluarga dan lingkungan sekitar. Dari kecil hingga sekarang ketika mendengar istilah bonek, saya merasa menjadi bagian itu. Dan saya bangga.

Sponsor Seperti Apa Yang Dibutuhkan Persebaya?

0
Bicara soal sepak bola tentunya tidak luput dari pembahasan jersey dan sponsor. Karena pada umumnya dua hal tersebut adalah saling berkaitan, terlebih pendanaan dari sponsor kini menjadi prioritas utama (setelah tidak diperbolehkannya APBD untuk menghidupi klub) selain pemasukan melalui penjualan tiket pertandingan.

Zaki, Potret Bonek, dan Fanatisme Sepak Bola

0
Jumat sore itu, 3 Februari 2017, Surabaya sedang diguyur hujan yang amat deras. Di berbagai titik jalan bahkan lumpuh total karena banjir dan macet. Sepulang mengajar kuliah sore itu, saya melaju cepat dengan motor saya ke terminal Purabaya Bungurasih. Saya berencana pulang kampung untuk bertemu anak dan istri. Medan terasa amat berat. Rasa lelah setelah bekerja seharian berpadu-padan dengan hujan deras, banjir, dan macet. Kombinasi yang sempurna untuk mengeluh atau bahkan mengumpat.

Terbaru